Sahroni Dicopot Dari Komisi Iii Dpr, Siapa Penggantinya?

Sedang Trending 3 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

pendapatsaya.com

Sabtu, 30 Agu 2025 07:04 WIB

Anggota DPR Ahmad Sahroni dicopot dari Wakil Ketua Komisi III dan dipindahkan ke Komisi I. NasDem sebut ini rotasi biasa, bukan pencopotan. Ahmad Sahroni dicopot dari kedudukan Wakil Ketua Komisi III DPR. (pendapatsaya.com/Muhammad Arief)

Jakarta, pendapatsaya.com --

Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, dicopot sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR, Jumat (29/8), usai rentetan pernyataannya nan viral saat menanggapi kritik terhadap parlemen.

Pencopotan itu tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem Nomor 759 mengenai pergantian nama personil Komisi I dan III DPR nan diteken ketua partai NasDem Viktor Laiskodat serta bendaharawan fraksi Sahroni tertanggal 29 Agustus.

Melalui surat tersebut, Sahroni dipindahkan sebagai personil Komisi I DPR, dan posisi Wakil Ketua Komisi III DPR nan ditinggalkan Sahroni diisi Rusdi Masse Mappasessu.

Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim enggan menyebut keputusan itu sebagai pencopotan. Ia menganggap surat tersebut sebagai rotasi biasa dan penyegaran.

"Hanya rotasi rutin, tidak ada pencopotan. Hanya penyegaran," kata Hermawi saat dikonfirmasi, Jumat (29/8).

Dia juga membantah pencopotan Sahroni buntut pernyataannya baru-baru ini nan menuai kritik.

Komisi III DPR membidangi urusan keamanan dengan salah satu mitranya Polri. Baru-baru ini, sejumlah pernyataan Sahroni terus menuai sorotan publik, terutama mengenai tindakan unjuk rasa mahasiswa dan komponen masyarakat sipil.

Dalam salah satu ucapannya, Sahroni menyatakan mendukung abdi negara menangkap para pedemo di bawah umur nan dianggap menyebabkan kerusuhan. Menurut dia, mereka adalah orang-orang berengsek.

"Saya dukung Polda Metro menangkap mereka-mereka nan anarkis, sekalipun di bawah umur. Itu bayangin, di bawah umur saja begitu berengseknya bersikap. Ini enggak bisa dibiarkan. Saya dukung Kapolda Metro dan jejeran menangkap mereka-mereka nan anarkis," kata Sahroni dalam pesan suara, Selasa (26/8).

Sebelumnya, Sahroni juga panen kecaman usai mengatakan pihak nan minta DPR untuk dibubarkan adalah "orang tolol sedunia".

(isa/har)

Selengkapnya